Baturaja, Pariwaraoku.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Dwi Setyono, S.Pd., Guru sekaligus Kepala Sekolah SMP Negeri 17 OKU, berhasil meraih Apresiasi Pengimbasan Kegiatan Optimalisasi Peralatan Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SMP Tahun 2026 sebagai Duta Teknologi dengan jumlah sekolah pengimbasan terbanyak peringkat kedua tingkat nasional.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam kegiatan Penguatan Peran dan Rapat Koordinasi Narasumber Digitalisasi Pembelajaran SMP Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Hotel Novotel Tangerang pada 2–5 Juli 2026.
Penghargaan ini diberikan kepada guru yang dinilai berhasil menjadi penggerak transformasi digital pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sekaligus aktif mengimbaskan praktik baik kepada sekolah-sekolah lain.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Dwi Setyono. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa guru-guru di Kabupaten OKU mampu bersaing di tingkat nasional dan memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis digital.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten OKU dan Provinsi Sumatera Selatan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh insan pendidikan untuk terus berinovasi, berbagi praktik baik, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” ujar Kadarisman.
Kadarisman menegaskan, keberhasilan Dwi Setyono merupakan komitmen Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP., M.M., M.Pd dsn wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi digital.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa guru-guru di Kabupaten OKU memiliki kemampuan, kreativitas, dan dedikasi yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap semakin banyak guru yang tergerak untuk terus belajar, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah,” katanya.
Menurut Kadarisman, Dinas Pendidikan Kabupaten OKU akan terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui berbagai pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi agar transformasi digital di seluruh satuan pendidikan dapat berjalan secara merata dan berkelanjutan.
“Kedepan, kami ingin prestasi seperti ini tidak hanya diraih oleh satu atau dua guru, tetapi menjadi budaya berprestasi di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten OKU. Dengan begitu, kualitas pendidikan kita akan semakin maju dan mampu mencetak generasi yang unggul serta siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (RTS)





