Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi, turut melibatkan ratusan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Aksi lingkungan berskala besar tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU ke-116. Kegiatan gotong royong massal ini dipimpin langsung oleh Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Kadarisman, S.Ag., M.Si., mengatakan pihaknya mengajak para pelajar, khususnya dari wilayah Kecamatan Baturaja Timur, untuk ikut berpartisipasi sebagai bagian dari pendidikan karakter di luar ruang kelas.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, sekaligus mengajarkan arti kebersamaan dan semangat gotong royong yang mampu membangun jiwa sosial para siswa.

“Belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, arti kebersamaan, dan semangat gotong royong,” ujar Kadarisman.

Baca Juga:  Kabut Asap Mulai Selimuti Baturaja, PMI OKU Bagikan Ribuan Masker Ke Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar menyusuri sejumlah ruas jalan sambil melakukan aksi “operasi semut” dengan memungut sampah yang berserakan dan mengumpulkannya di titik-titik yang telah disediakan.

Kadarisman menegaskan, keterlibatan pelajar dalam Gerakan Indonesia Asri bukan sekadar mengikuti kegiatan gotong royong, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan melalui aksi nyata di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk peduli terhadap lingkungan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, memperkuat semangat kebersamaan, serta membiasakan budaya gotong royong sejak dini.

“Pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi harus dibangun melalui aksi nyata. Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan, memiliki semangat gotong royong, serta menjadikan hidup bersih sebagai budaya yang terus mereka bawa, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat,” tegas Kadarisman. (RTS)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *