Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat debu dan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti wilayah Bumi Sebimbing Sekundang di tengah musim kemarau.

Kepala Dinas Kesehatan OKU, Dedi Wijaya, S.K.M., M.Kes., mengatakan paparan debu dan asap karhutla dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan asma, iritasi mata dan hidung, sakit tenggorokan, sakit kepala, mual, hingga muntah.

“Ayo gunakan masker. Musim kemarau panjang menyebabkan banyak debu dan asap akibat karhutla yang dapat mengganggu kesehatan, terutama memicu ISPA,” kata Dedi saat dibincangi portal ini, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan debu dan asap meliputi bayi dan anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), penderita asma dan penyakit jantung, serta masyarakat yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI ke 78, RSUD Ibnu Sutowo Batruaja Gelar Jalan Sehat Dan Pentas Seni

Untuk mengurangi risiko tersebut, Dedi mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi makanan bergizi guna menjaga daya tahan tubuh.

Masyarakat juga disarankan menutup jendela rumah agar debu dan asap tidak mudah masuk ke dalam ruangan.

“Kurangi aktivitas di luar rumah atau ruangan jika kualitas udara buruk,” pesannya.

Ia berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak debu dan asap selama musim kemarau dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan, terutama untuk melindungi anggota keluarga yang rentan mengalami gangguan pernapasan. (RTS)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *