Baturaja, Pariwaraoku.com – Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memasuki tahap krusial. Sebanyak lima unit kendaraan pengangkut logistik resmi diberangkatkan untuk mendistribusikan perlengkapan pemungutan suara ke 13 desa yang tersebar di sembilan kecamatan, Senin (2/11/2026).
Pelepasan armada distribusi berlangsung di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU. Kepala Dinas PMD OKU, Priyatno Darmadi, S.Sos., M.Si., memimpin langsung pelepasan sekaligus turun mengawal pengiriman logistik hingga ke desa-desa penyelenggara Pilkades.

Tak main-main, proses distribusi mendapat pengawalan ketat aparat TNI dan Polri bersama panitia Pilkades dari Dinas PMD OKU. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh logistik tiba di lokasi tujuan dengan aman, tepat sasaran, dan tanpa kendala.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan dua kegiatan sekaligus, yakni apel pergeseran pasukan serta pengamanan dan pengawalan distribusi logistik ke 13 desa di sembilan kecamatan yang menggelar Pilkades serentak di OKU,” ujar Priyatno.
Ia menjelaskan, pendistribusian logistik telah dipetakan ke dalam lima zona wilayah guna memastikan proses pengiriman berjalan efektif dan terorganisasi.
Zona pertama meliputi Kecamatan Baturaja Barat, Sosoh Buay Rayap, dan Lengkiti. Zona kedua mencakup Kecamatan Pengandonan. Zona ketiga meliputi Kecamatan Lubuk Batang. Zona keempat mencakup Kecamatan Peninjauan dan Kedaton Peninjauan Raya. Sementara zona kelima berada di Kecamatan Sinar Peninjauan.
Menurut Priyatno, pengiriman logistik dilakukan melalui mekanisme berjenjang. Logistik terlebih dahulu dikirim ke masing-masing kecamatan untuk diperiksa oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) atau Tripika. Setelah pemeriksaan selesai, logistik langsung diteruskan ke desa masing-masing untuk proses serah terima kepada panitia Pilkades.
“Kita sudah menyiapkan mekanisme distribusinya. Logistik menuju kecamatan terlebih dahulu untuk diperiksa unsur Tripika, kemudian dari kecamatan langsung dikirim ke desa masing-masing untuk diserahterimakan,” jelasnya.
Di balik persiapan distribusi logistik, aspek keamanan juga menjadi perhatian serius. Terlebih, dinamika politik di tingkat desa kerap menghadirkan potensi gesekan antarkelompok pendukung calon kepala desa.
Priyatno mengungkapkan, Polres OKU telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan munculnya gejolak di desa-desa penyelenggara Pilkades. Langkah pengamanan tersebut bahkan telah dipetakan dan disimulasikan melalui Tactical Floor Game (TFG).
Menurutnya, TNI dan Polri telah memiliki prosedur tetap (protap) dalam mengawal seluruh tahapan Pilkades, mulai dari distribusi logistik hingga pelaksanaan pemungutan suara. “Polri dan TNI telah memiliki protap dalam menjaga dan mengamankan Pilkades serentak ini agar bisa berjalan dengan baik, lancar, demokratis, dan kondusif,” tegasnya. (Fei)





