Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Buntut kejadian di Ponpes Al Fakhriya yang berujung saling lapor antara Pihak Ponpes dengan Anggota DPRD OKU Yerri Ferliansyah hingga berhentinya MF (putri yeri red) dari Ponpes tersebut masih membekas terhadap kekuarga Yerri.

Bahkan hal itu berdampak besar terutama bagi sang anak yang kini tampak trauma dengan kejadian Tersebut.

Dari penuturan Yeri, saat ini anaknya masih tampak murung dan lebih cenderung mengurung diri di dalam kamarnya. Bahkan saat ini MF (putri Yeri, red) enggan bersosialisasi kepada teman – temannya.

“Anak saya saat ini masih  terpukul dengan kejadian ini, sepertinya masih syok. Cenderung mengurung diri di kamarnya,” ucap Yeri dibincangi portal ini, Selasa, (20/8/2024).

Terlebih  kata Yeri anaknya juga tidak mau ke sekolah. Sementara MF sudah dipindahkan Yeri ke salah satu sekolah Islam di kawasan Baturaja.

“Sudah saya bujuk anak saya untuk berangkat ke sekolah, tapi anak saya tetap tidak mau dan terus mengurung diri di kamar bahkan untuk makan pun anak saya enggan keluar kamar,”kata Yeri.

Kata Yeri, dirinya merasa bersalah sebagai orang tua yang tidak bisa. Bahkan Yeri akan meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak untuk meminta pendampingan serta mengembalikan pisikologi anaknya yang terganggu saat ini.

“Saya akan berkoordinasi dengan dinas PPA terkait pendampingan serta pengembalian mental anak saya seperti semula. Saya akan terus berusaha mencari keadilan terhadap anak saya,” tandasnya. (F21)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *