Belimbing, Pariwaraoku.com– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Baturaja dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Prabumulih terus memastikan kelancaran transfer energi kepada pelanggan dengan melakukan pemeliharaan berkala pada SUTT 150 kV Pendopo – Lahat #1 di Gardu Induk Pendopo pada Kamis (23/1/2025).
Pemeliharaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keandalan peralatan listrik berfungsi dengan baik dan untuk menjaga kondisi peralatan agar dapat memasok listrik dengan aman dan berkelanjutan. Pemeliharaan ini penting dilakukan untuk menjaga keandalan dan kontinuitas pasokan listrik. Dengan pemeliharaan yang baik, kerusakan peralatan dapat dicegah dan sistem kelistrikan dapat beroperasi secara aman dan efisien.
Pemeliharaan sendiri ada yang dilakukan secara rutin harian, mingguan, bulanan, semesteran tahunan, serta dua tahunan. Pemeliharaan yang dilakukan oleh UPT Baturaja ULTG Prabumulih yaitu Pemeliharaan 2 Tahunan Bay Penghantar Pendopo – Lahat #1 di Gardu Induk Pendopo.
Mengawali kegiatan pemeliharaan dengan briefing sebelum pekerjaan dimulai yang meliputi penanggung jawab pekerjaan, pengawas pekerjaan, pengawas K3, pengawas manuver, personil pelaksana pemeliharaan, dan pelaksana manuver. Briefing dilakukan agar terjalin komunikasi yang baik serta pengawas pekerjaan membagi jobdesk kepada para personil agar pemeliharaan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Manager UPT Baturaja, Sugandhi, menerangkan bahwa Pekerjaan Pemeliharaan 2 Tahunan Bay Pengantar ini menjadi langkah preventif yang dilakukan PLN untuk memastikan peralatan berfungsi secara optimal dan andal.
“Pekerjaan ini dilaksanakan secara offline atau tidak bertegangan dimana untuk memastikan kondisi peralatan kelistrikan dalam kondisi normal sehingga berfungsi optimal menyuplai pasokan listrik 150 kV Section Pendopo – Lahat ini dilakukan agar penyaluran energi listrik tetap tersalurkan sebagai komitmen PLN dalam penyediaan pasokan kebutuhan listrik yang andal dan kontinu kepada pelanggan,” ujar Sugandhi.
Sugandhi melanjutkan, pekerjaan ini juga meningkatkan realibility dan availability peralatan yang bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya kegagalan atau kerusakan peralatan, meningkatkan keamanan peralatan, serta mengurangi durasi waktu padam apabila terjadi gangguan.
“Pekerjaan ini juga dilakukan oleh Tim Pemeliharaan yang telah memiliki sertifikat kompetensi dari badan sertifikasi, maka dapat dipastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan telah ditangani oleh tenaga ahli berdasarkan SOP (Standard Operating Procedure) dan IK (Instruksi Kerja) yang berlaku serta selalu mengutamakan aspek K3,” tambah Sugandhi.
Manager ULTG Prabumulih, Dody Dwi Adianto, menjelaskan bahwa pemeliharaan dilakukan untuk meningkatkan kesiapan dan memastikan fungsi peralatan sesuai dengan area kerjanya masing-masing.
“PLN selalu berkomitmen untuk memastikan keandalan peralatan listrik agar berfungsi dan bekerja sesuai dengan area kerjanya masing-masing agar tidak terjadi gagal operasi atau malkerja yang dapat menyebabkan gangguan meluas. Hal ini dilakukan sebagai komitmen PLN untuk terus bersinergi menyalurkan energi listrik kepada masyarakat, khususnya di daerah Sumatera Selatan,” ujar Dody.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Daniel Eliawardhana, menegaskan bahwa pemeliharaan rutin merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, terutama untuk wilayah strategis seperti Sumatera Selatan.
“Keandalan sistem transmisi sangat bergantung pada pemeliharaan yang terencana dan berkala. Dengan pemeliharaan yang baik, kami dapat meminimalkan potensi gangguan serta memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi pelanggan,” ujar Daniel.
PLN berharap dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala ini, sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan dapat terus beroperasi dengan optimal, mendukung kebutuhan listrik bagi masyarakat serta sektor industri yang semakin berkembang. (F21)





