Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) siap bersinergi bersama Balai Besar POM Palembang dalam melakukan pengawasan obat dan makanan di bumi sebimbinh sekundang, hal itu disampaikan Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri ST saat menerima Audiensi Kepala Balai BPOM Palembang Yani Ardianti beserta jajarannya diruang induk Rumah Dinas Bupati pada Rabu (11/6/2025).

Kepala Balai Bwsar POM Palembang Yani Ardianti dalam audiensi tersebut meminta dukungan Pemkab OKU dalam pengawasan obat dan makanan di wilayah bumi sebimbing sekundang. Apa lagi diungkapkan Yani banyak ditemukan peredaran Obat Antibiotik yang dengan mudah didapat masyarakat tanpa resep dokter. Di Sumsel hampir 80% obat antibiotik dengan mudah didapat oleh masyarakat tanpa harus dengan resep dokter, sementara ditingkat nasional berkisar diangka 72%.

Angka ini masih cukup tinggi dan menimbulkan ke khawatiran akan efek dari obat tersebut. Untuk itu BPOM meminta agar pemerintah bisa melakukan upaya seperti mengeluarkan Perda atau surat edaran agar bisa mengendalikan peredaran obat antibiotik ini sehingga masyarakat tidak lagi bisa mendapatkan obat antibiotik tanpa resep dokter.

BPOM Palembang juga telah melakukan pengawasan sarana prduksi dan distribusi farmasi hasilnya ditemukan masih ada 25% yang belum memenuhi standar ketentuan. Termasuk melakukan pengawasan Program MBG sesuai dengan MoU dengan BGN.

BPOM Palembang juga meminta prioritas jejaring Laboratorium sehingga lebih mudah melakukan kegiatab pengawasan obat dan makanan. “Laboratorium ini menjadi prioritas kami,” tandasnya

Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri mengatakanPemkab OKU Siap Bersinergi dengan Balai Besar POM Palembang dalam hal pengawasan obat dan makanan, sinergi itu dapat dilakukan dengan OPD terkait seperti pengawasan Obat dengan Dinkes, pangan dan DKP dan OPD terkait lainnya.

“Harapan saya para OPD terkait bisa bersinergi denhan BPOM untuk melakukan pengawasan obat dan makanan, saya juga berharap hasil audiensi ini tidak hanya sekedar pertemuan tapi ada tindak lanjut atau action,” tukasnya.

Baca Juga:  Pemkab OKU Segera Serah Terimakan Bangunan Gedung SMAN 5 OKU ke Pemprov Sumsel, Ini Harapan Kepsek

Marjito juga tidak menampik Banyak obat antibiotik yang mudah didapat masyarakat tanpa resep dokter hal itu juga perlu diakukan pengawasan. “Terkadang masyarakat ini sering lihat iklan obat, kurangnya pengetahuan masyakat akhirnya mereka mudah percaya tanpa memikirkan efek obat itu. Dan terkadang obat itu yang sudah ada dan mudah didapat,” Tandasnya. (fei)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *