Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Launching cek kesehatan gratis (CKG) di sekolah-sekolah, petugas kesehatan banyak menemukan masalah kesehatan mata pada pelajar. Hal itu diungkapkan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd saat meninjau kegiatan tersebut di SD N 11 OKU dan SMP N 1 OKU, pada Senin (11/8/2025).

Kegiatan itu digelar secara serentak diseluruh sekolah-sekolah di OKU mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA di OKU. “kita meninjau langsung pelaksanaan program yang diinisiasi oleh bapak Presiden RI Prabowo Subianto yakni cek kesehatan gratis untuk anak-anak pelajar untuk seluruh tingkatan mulai dari SD, SMP dan SMA,” kata Bupati OKU H Teddy Meilwansyah didampingi Kepala Dinas Kesehatan OKU Dedi Wijaya, Plt Kadisdik OKU Agus Stiawan dan Kepala Dispusip OKU Ahmad Azhar saat dibincangi awak media.

Cek kesehatan gratis untuk para pelajar ini melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk tingkat SD pemeriksaan meiputi lingkar kepala, Gigi dan Mulut, THT, Mata, Gizi, Tinggi badan, berat badan, kebugaran dan lainnya. Sementara untuk tingkat SMP pemeriksaan meliputi Telinga, Mata, gigi, Jiwa, Tekanan Darah, Tuberkulosis, Diabetes Militus, Merokok, hati dan reproduksi.

“CKG yang ditinjau itu kita sample tadi di SD N 11 OKU dan SMP N 1 OKU, tadi kami sudah berdiskusi dengan Dinas Kesehatan OKU, ternyata ada beberapa Fenomena yang perlu kita sikapi bersama, yang pertama hampir sebagian besar anak-anak tingkat SD dan SMP saat di cek kesehatan bermasalah pada kesehatan mata yakni Minus atau rabun jauh,” ungkapnya.

Teddy menduga dampak penggunaan gadget pada anak-anak menjadi salah satu faktor penyebab masalah kesehatan mata pada anak-anak, untuk itu Teddy mengimbau agar para orrang tua bisa membatasi dan megawasi penggunaan gadget pada anak-anak. “Saya mengimbau agar para orang tua bisa membatasi penggunaan gadget pada anak. Tadi kita lihat banyak masalah kesehatan mata pada anak, namun untuk pemeriksaan kesehatan lainnya masih diambang batas yang ditentukan Dinkes OKU, semua normal dan sehat,” tukasnya.

Dikatakan Teddy kegiatan CKG ini dilaksanakan setahun sekali dan dilakukan secara menyeluruh kepada para pelajar. “tentunya kita berharap kegiatan CKG ini bisa terus berlanjut, meskipun setahun sekali namun kita Pemkab OKU tetap membuka untuk anak-anak yang saat dilakukan cek kesehatan ditemukan hal-hal yang perlu tindakan kami menyiapkan puskesmas dan rumah sakit untuk menerima rujukan mereka,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan OKU Dedi Wijaya mengatakan kegiatan ini digelar secara serentak disekolah-sekolah di OKU, Dinkes OKU menyiagakan seluruh personel di 18 Puskesmasy dibantu pihak Dinkes OKU untuk menyukseskan program CKG ini. “ Kegiatan ini digelar hingga tuntas seluruh anak-anak bisa di cek kesehatan,” tandasnya. (fei)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *