Baturaja, Pariwaraoku.com – Program Khitanan Gratis yang digulirkan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd dan Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri ST disambut baik oleh Masyarakat bumi sebimbing sekundang. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat yang ingin memgikuti program unggulan Bupati dan Wakil Bupati tersebutm
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Dedi Wijaya SKM MKes kepada portal ini menuturkan, sejak digulirkan pada 20 Oktober 2025 lalu, hampir setiap hari seluruh Puskesmas OKU melayani Khitanan Gratis untuk masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah program unggulan khitanan gratis yang menjadi janji politik Pak Bupati dan Pak wakil Bupati disambut baik oleh masyarakat,” kata Dedi pada senin (27/10/2025).
Berdasarkan laporan Puskemas yang ada di OKU disebutkan Dedi, hingga hari ini (27/10/2025) tercatat sebanyak 33 orang anak yang berasal dari keluarga tidak mampu mengikuti program khitanan gratis disetiap puskesmas di OKU
Dari jumlah itu Dirincikan Dedi, 4 orang anak mengikuti Khitanan Gratis di Puskesmas Penyandingan, Puskesmas Tanjung Baru 6 orang, Puskemas Ulak Pandan 6 orang, Puskemas Kemalaraja 3 orang, Puskesmas Batumarta 1 orang, Puskesmas Sekarjaya 3 orang, Puskesmas Mendingin 1 orang, Puskemas Sukaraya 4 orang, Puskesmas Pengaringan 2 orang dan Puskesmas Tanjung Agung 3 orang.
“Nah besok (28/10/2025l juga ada di Puskemas Tanjung Lengkayap yang sudah mendaftar sebamyak 8 orang, kemudian Puskesmas Penyandingan dijadwalkan hari Rabu (29/10/2025) sebanyak 5 orang,” sebutnya.
Dedi mengimbau kepada masyarakat OKU untuk memanfaatkan program khitanan gratis ini. masyarakat yang hendak mengikuti program ini disilahkan untuk datang kepuskesmas terdekat dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari Lurah/kades setempat serta Foto Copy KTP/Kartu Keluarga domisili OKU.
“Silahkan datang kepuskesmas terdekat, dilayani setiap hari di jam kerja Puskemas, yang pasti membawa syarat surat keterangan tidak mampu dari kades/lurah setempat, Foto copy KK/KTP dan yang paling penting berdomisili atau warga OKU,” tukasnya. (Fei)





