Banner Muba

#Paparan Evaluasi Penyesuaian Tarif Dapat Dukungan Publik

Baturaja, Pariwaraoku.com – Paparan Evaluasi penyesuaian tarif yang disampaikan Direktur Perumda Tirta Raja Drs. Bertho Darmo Poedjo Asmanto, MBA dalam Focus group diskusi di Aula serba guna Tirta Raja pada jum’at , 14 November 2025 mendapat sambutan postif dari sebagian besar peserta.

Hal itu terlihat hampir 95 persen peserta meyatakan setuju dan mendukung penyesuaian tarif yang dilakukan oleh Perumda Tirta Raja. “Pro dan kontra pasti ada, namun alhamdulillah di FGD setelah mendengar paparan dari saya hampir seluruh pserta mengerti dan setuju dengan penyesuaian tarif ini,” kata Direktur Perumda Tirta Raja Bertho Darmo Poedjo Asmanto.

Sesuai aturan Kementrian Dalam Negeri, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkewajiban dievaluasi setiap tahunnya dan paling lambat di bulan November dengan mengundang seluruh elemen. Untuk itu dalam FGD tersebut Perumda Tirtaraja mengundang berbagai element masyarakat, aktivis, LSM hingga akademisi.

Baca Juga:  Kejari OKU Sosialisasikan Saber Pungli dan Aplikasi Jaga Desa Cegah Terjadinya Penyimpangan Dana Desa

Penyesuaian tarif itu dilakukan setelah melihat berbagai faktor. Terutama untuk peningkatan layanan kepada masyarakat serta membentuk kemandirian Perusahaan sehingga bisa memberikan kontribusi untuk daerah

Kata Bertho setelah dilaksanakan rapat evaluasi kenaikan tarif, kebanyakan para undangan menganggap positif dan mendukung penyesuaian tarif tersebut, apalagi setelah Perumda menyesuaikan tarif banyak pencapaian yang dilakukan. Misal dari pelayanan kualitas air lebih baik hingga pembaharuan pompa-pompa produksi, pipa-pipa distribusi, valve, pelayanan mobil tanki, water meter, sistem mobile meter reading, dan lain-lain.

“Dari realisasi pendapatan setelah kenaikan tarif, 72 persennya dialokasikan untuk pelayanan pelanggan dan sisanya 28 persen digunakan untuk biaya pegawai. Kami juga bisa membeli 8 unit pompa untuk dalam kota dan 1 unit booster pompa distribusi,” kata Bertho

Kemudian Perumda juga bisa mengadakan 2 unit mobil tangki dan 1 unit pick up operasional. Selain itu Perumda juga bisa membeli water mater sebanyak 550 unit dan sekarang sedang proses membeli lagi 500 unit sehingga pencatatan pemakaian air oleh pelanggan bisa lebih akurat.

Baca Juga:  Kemenag OKU Pastikan Ponpes Alam Iskandari Belum Terdaftar Secara Resmi

“Kami juga sudah bisa secara rutin melakukan pengurasan WTP satu kali dalam 3 bulan, yang berdampak kualitas air semakin baik dan bersih. Durasi pengaliran juga meningkat. Di satu sisi pelayanan membaik, di sini lain kinerja keuangan juga meningkat. Untuk tahun 2025 ini diestimasikan, Tirta Raja akan memperoleh laba mencapai Rp 1,7 milyar. Dengan laba ini, insya Allah kami bisa memberikan kontribusi buat PAD yang bermanfaat buat mendukung pembangunan OKU, kata Bertho.

Bertho juga menjelaskan jika penyesuaian tarif ini diturunkan kembali Perumda bisa kembali merugi. Misalkan tarif diturunkan 1 persen saja, maka Perumda bakal merugi mencapai Rp 300 jutaan,” itu perhitungan rumus dari Permendagri. Jika 2 persen diturunkan, maka kita bisa rugi mencapai Rp 900 juta,” kata Bertho. (Fei)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *