Baturaja, Pariwaraoku.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan langkah proaktif pencegahan terjadinya kasus demam berdarah (DBD) di Bumi sebimbing sekundang saat musim hujan.
Langkah konkret yang dilakukan dengan membagikan 18 Unit alat Fogging (Pengasapan) keseluruh Puskemas dikabupaten OKU pada Jum’at, 28 November 2025.
Penyerahan alat fogging baru tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Deddy Wijaya S.KM., M.Kes kepada 18 Puskesmas di OKU. “Ya ini alat fogging baru yang kita berikan kepada 18 Puskemas diseluruh kecamatan di OKU,” kata Kadinkes OKU Deddy Wijaya saat dibincangi portal ini usai kegiatan.
Pembagian alat fogging ini merupakan inisiatif dan respon cepat Dinkes OKU untuk mengntisipasi terjadinya Kasus DBD dimusim hujan terutama didaerah rentan atau memiliki riwayat kasus sebelumnya.
“Selain itu langkah ini dilakukan untuk mendukung visi misi Bupati OKU dan Wakil Bupati OKU Sayangi OKU, yakni Sejahtera, Nyaman dan Religius, Sejahtera dalam hal ini bidang kesehatan berupaya meningkatkan derajat kesehatan masayarakat setinggi-tingginya,” imbuhnya.
Dengan adanya 18 alat fogging baru ini total alat Fogging yang dimiliki Dinkes OKU dan Puskemas jajaran sebanyak 25 unit yang disiagakan di seluruh Puskesmas dan Dinkes OKU.
Meskipun Fogging merupakan langkah intervensi cepat untuk membunuh nyamuk DBD, namun Dinkes OKU tetap mengimbau masyarakat untuk melakukan metode pencegahan yanhg lebih efektif dan berkelanjutan dengan cara 3 M plus yakni Menguras tempat penampungan Air secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang dapat menampung air, serta menaburkan bubuk abate.
“Disini kita sangat mengharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, ini sangat penting dan lebig efektif dalam mencegah DBD,” tukasnya. (fei)





