Banner Muba

Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, serta memahami informasi secara kontekstual. Kota Terpadu Mandiri (KTM) Telang yang dirancang dengan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dalam bentuk fasilitas PAUD berkualitas, ruang belajar yang stimulatif, serta dukungan keluarga dan komunitas akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya budaya literasi. Dengan penguatan literasi sejak usia dini, diharapkan anak-anak tidak hanya lebih siap memasuki jenjang pendidikan berikutnya, tetapi juga memiliki fondasi kognitif dan sosial-emosional yang kuat. Inilah yang mendasari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan tim pengabdian Program Studi Magister Teknologi Pendidikan yang diketuai Dr. Erna Retna Safitri, M. Pd. pada tanggal 4 September 2026 lalu.

Sebagai salah satu wilayah binaan Universitas Sriwijaya,  KTM Telang Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin merupakan kawasan yang dirancang dengan pendekatan pembangunan terintegrasi memiliki potensi strategis dalam mengimplementasikan inovasi pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini. Lebih dari itu, Sumatera Selatan sebagai wilayah yang kaya akan budaya lokal seperti cerita rakyat, bahasa daerah, seni, dan tradisi sesungguhnya menyediakan sumber belajar yang sangat potensial untuk dikontekstualisasikan dalam penguatan literasi anak usia dini. Dengan mengangkat budaya lokal ke dalam modul hypercontent, pembelajaran tidak hanya menjadi lebih menarik, tetapi juga relevan dengan lingkungan sosial dan budaya anak, sehingga memudahkan proses internalisasi nilai dan pemahaman konsep yang berimplikasi pada penguatan literasi.

Baca Juga:  Wakili OKU Di Forum Regional Asia Tenggara, Ahmad Azhar : Kesempatan Beharga Membangun Masa Depan PAUD
Foto : Bersama Tim Pengabdian dan Mitra Pengabdian

Kegiatan pengabdian diawali dengan paparan mengenai urgensi literasi bagi anak usia dini yang disampaikan oleh Mahyumi Rantina, M. Pd dan pengembangan media berupa modul hypercontent yang disampaikan oleh Dra. Ummi Chotimah, M. Pd., Ph. D. Sesi selanjutnya berupa workshop pengembangan modul yang diikuti dengan sangat antusias oleh peserta yang berasal dari berbagai Sekolah PAUD di Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Fasilitator yang merupakan tim mahasiswa Program Studi Magister Teknologi Pendidikan FKIP Unsri sangat kompeten dan kooperatif sehingga mampu menghadirkan suasana pelatihan yang menyenamgkan, interaktif dan menarik. Penggunaan berbagai aplikasi berbasis Artificial Intelligence juga memudahkan peserta mengembangkan media inovatif  sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sampai akhir acara. Koordinator Wilayah Kabupaten Banyuasin, Didik, M. Pd. menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat mendukung peningkatan kompetensi guru PAUD khususnya dalam mendukung penguatan literasi pada anak usia dini di Kabupaten Banyuasin.

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *