Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Sukses mewujudkan Sekolah berwawasan lingkungan, SD Negeri 11 OKU Sekolah Rujukan raih penghargaan dibidang lingkungan hidup tingkat nasional dengan predikat Adiwiyata Mandiri dari Kementrian Lingkungan Hidup RI.

Penghargaan itu diberikan oleh kementrian lingkungan Hidup dan kehutanan RI di Auditorium DR Soedjarwo  Gedung Manggala Wanabakti KLHK, Jakartan pada Selasa (17/10/2023) lalu, yang diterima oleh Kepala SD N 11 OKU Maryani SPd.SD MPd. “Tahapan penghargaan Adiwiyata ini ada 4 tingkatkan, yakni Tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional dan paling tinggi yakni tingkat Mandiri,” kata Kepala SD N 11 OKU Maryani saat dibincangi portal ini.

Dikatakan Maryani, SD N 11 OKU telah 4 kali meraih Penghargaan Adiwiyata, Adiwiyata sendiri jelasnya yani sekolah yang merapkan Gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah) yang mencakup masalah kebersihan, Penanaman tanaman dilingkungan sekolah, perawatan tanaman, pengolahan sampah serta inovasi dan konservasi air dan energy.

“Kalau sesuai hitungannya ini adalah Adiwiyata ke 4, yakni tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional dan ini Adiwiyata Mandiri. Nah Adiwiyata Mandiri ini sendiri syaratnya kita harus mengimbaskan gerakan PBLHS ini minimal ke 3 sekolah, jadi kkita mengajak sekolah-sekolah yang belum tersentuh gerakan PBLHS dan kami sudah mengimbaskan itu dan saat ini sekolah tersebut sudah meraih adiwiyata tingkat kabupaten,” Tuturnya.

Baca Juga:  Fadli Zon Bantu Fasilitasi Pemkab OKU ke Kementrian Perhubungan Untuk Buat Taman Budaya di Terminal Tipe A Baturaja

Menurut Maryani, Penghargaan Adiwiyata mandiri ini dapat diraih berkat kerja keras dan kerjasama seluruh warga SD N 11 OKU termasuk para siswa dan wali murid. “Hampir setiap saat kita melakukan persiapan yang dimulai sejak beberapa tahun yang lalu, kita memberikan pendidikan dan pemahaman sert amelatih anak-anak didik kita untuk menerapkan gerakan PBLHS ini, termasuk kita lakukan inovasi-inovasi lainnya yang telah kita tanamkan kepada anak-anak mulai dari kelas 1,” ujarnya.

Bahkan lanjutnya PBLHS seperti keberihan, penanaman, pengelolaan sampah dan konservasi air serta energy ini telah terintegrasi dengan setiap pelajaran. “kita menerapkan disetiap pelajara, jadi anak-anak semuanya paham dan mereka sangat disiplin, lihat saja tidak ada sampah plastic yang berasal dari bungkus makanan, kalau sampah dari plastic berasal dari peralatan tulis dan kertas itu kita pilah, yang bisa di olah kita olah menjadi kerajinan tangan, untuk yang tidak bisa kita ada kerjasama dengan Bank sampah bumi sebimbing sekundang,” imbuhnya.

Maryani penghargaan ini bisa menjadi penyemangat bagi seluruh warga SD N 11 OKU, sehingga dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. “Ya harapan kami bisa mempertahankan prestasi ini, namun yang paling penting gerakan PBLHS ini bisa tertanam dan menjadi bekal ilmu bagi anak-anak didik SD N 11 OKU baik disekolah maupun dirumah,” harapnya. (F12)

Baca Juga:  SD N 11 OKU Wakili Sumsel Dalam Verifikasi PBLHS KLHK RI
Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *