Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik ) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Kadarisman S.Ag., M.Si meminta seluruh kepala Sekolah dan Guru di bumi sebimbing sekundang bisa membangun dan menciptakan suasana kerja di sekolah yang sehat dan menyenangkan.

hal itu disampaikan Kadarisman saat membuka kegiatan Bimtek Coaching Untuk supervisi Akademik Bagi Guru jenjang SMP, dalam rangka penilaian kinerja dan Bimtek peningkatan Kapasitas Guru SMP melalui pembuatan Portofolio Digital di Gedung SKB Baturaja belum lama ini.

Kadarisman meminta agar kepala sekolah dan para guru dapat kompak dan solid, jangan sampai ada guru yang berkelompok atau terkotak-kotak apa lagi melakukan hal negatif seperti pembullyan terhadap tenaga pendidik atau guru lainya sehingga membuat suasana kerja yang tidak nyaman.

Namun jika dilingkungan sekolah ada guru yang membentuk kelompok atau Genk-genk dan sudah mengarah ke hal negative sehingga menbuat suasana kerja tidak nyaman, Kadarisman meminta agar Kepala Sekolah melakukan langkah antisipasi dan menyelesaikan masalah itu.

Baca Juga:  PLN Baturaja Bergerak Cepat, Siapkan Listrik untuk Koperasi Desa Merah Putih di OKU

“Belum lama ini saya menerima laporan dari salah seorang guru kita, bahwa dilingkungan sekolah tempatnya bekerja ada guru berkelompok dan melakukan pembullyan terhadap guru lainnya. saya kira pembullyan itu hanya terjadi pada murid, tapi ternyata juga terjadi pada guru, nah ini kepala sekolahnya dimana, saya sudah perintahkan Kabid GTK untuk segera menangani masalah ini,” kata Kadarisman.

Pembullyan terhadap tenaga pendidik atau guru ini tidak bisa ditoleransi karena akan menimbulkan lingkungan kerjan yang tidak sehat dan akan berimbas pada proses belajar mengajar kepada siswa.

“Tolong bapak dan ibu guru terutama yang masih muda, bantulah sekolah kalian untuk menciptakan suasana kerja yang sehat dan kondusif, jangan ada yang membully guru lainnya, apa lagi saat ini jamannya medsos apa saja bisa viral,” imbuhnya.

Ditegaskan Kadarisman, dirinya akan akan memantau secara langsung laporan jika disekolah tersebut terjadi hal demikian, bahkan Kadarisman akan menindak tegas Genk tersebut jika tidak bisa dibina oleh kepala Sekolah. “Jangan salahkan jiuka nanti Genk-Genk ini akan kita pecah, bisa nanti gurunya akan kita pindahkan ke sekolah lain biar tidak berkelompok lagi,” tegasnya.

Baca Juga:  Serahkan Bantuan UEP, Bupati OKU Wacanakan Undang UMKM Disetiap Kegiatan Pemkab

Menurut Kadarsiman, Dirinya tidak melarang jika guru-guru membuat kelompok namun untuk hal postif yang bisa diimbaskan kesekolah, apa lagi kelompok itu bisa menghasilkan prestasi yang outputnya berpengaruh pada peserta didik. “Saya tidak melarang adanya kelompok kalau istilah sekarang itu Bestie-bestie, namun untuk untuk hal positif yang menambah keharmonisan lingkungan kerja, imbasnya bisa meciptakan prestasi baik bagi peserta didik, guru dan untuk sekolah itu sendiri,” tukasnya. (Fei)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *