Baturaja, Pariwaraoku.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) resmi menetapkan kalender libur menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Libur lebaran itu akan dimulai 16 – 30 maret 2026, hal itu sesuai dengan surat edaran Kepala Dinas pendidikan OKU nomor : 420/201/I/XV/2026.
“untuk libur hari raya idul fitri ini sudah kita sampaikan ke seluruh satuan pendidikan sejak awal ramadhan kemarin,” kata kepala Dinas Pendidikan OKU
Namun, libur panjang dua pekan ini bukan sekadar jeda dari rutinitas belajar. Pria yang akrab dengan awak media ini memberikan imbauan khusus bagi para orang tua untuk menjadikan momen ini sebagai “Laboratorium Karakter” bagi anak-anak di lingkungan keluarga.
Kadarisman menekankan agar waktu libur diutamakan untuk mempererat tali silaturahmi. Ia meminta orang tua menjadi teladan nyata bagi anak-anak dalam memupuk budaya saling memaafkan di moment idul Fitri.
“Jangan biarkan anak-anak asyik sendiri dengan dunianya. Ajak mereka bersilaturahmi, beri contoh bagaimana menghormati yang lebih tua dan mengasihi yang lebih muda. Ini adalah cara paling efektif menanamkan adab sejak dini,” ujarnya.
Menariknya pada kesempatan itu, Kadisdik OKU juga menyoroti fenomena “serba baru” yang sering melekat pada perayaan Lebaran. Ia menghimbau agar anak-anak diajarkan kesederhanaan. Menurutnya, pakaian maupun fasilitas penunjang tidak harus baru.
“Idul Fitri itu pembaharuan mental, sikap, dan semangat ibadah, bukan pembaharuan fasilitas keduniaan. Kita ingin anak-anak OKU tumbuh dengan mental yang kuat, bukan yang bangga karena kemewahan materi,” tambah Kadarisman.
Menjelang akhir Ramadan, Kadarisman juga mengingatkan kewajiban membayar Zakat Fitrah bagi yang mampu. Ia mendorong para orang tua untuk memastikan zakat anak-anak mereka tertunaikan dan, jika memungkinkan, melibatkan anak saat proses pembayarannya.
Langkah ini dipandang penting untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Dengan melihat langsung proses berbagi, anak akan memahami bahwa di dalam rezeki yang mereka terima, terdapat hak orang lain yang membutuhkan.
“Ingat nanti ada kewajiban bayar zakat fitrah bagi yang mampu, jangan lupa orang tua bayar zakat fitrah anak anak kita masing masing. Zakat fitrah bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian sosial pada anak,” imbuhnya
Dengan masa libur yang cukup panjang, diharapkan pada 30 Maret mendatang, siswa-siswi di Kabupaten OKU dapat kembali ke bangku sekolah dengan jiwa yang lebih bersih dan semangat belajar yang lebih tinggi hasil dari tempaan nilai-nilai moral selama di rumah. “30 maret anak-anak sudah masuk kesekolah seperti biasa, semoga dihari itu anak-anak semakin semangat untuk belajar, Saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan batin,” tandasnya. (RTS)





