Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com — Taman Kota Baturaja tak lama lagi diproyeksikan memiliki wajah baru. Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai mematangkan konsep penataan kawasan tersebut agar tidak sekadar menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga menjelma sebagai ruang publik yang nyaman, menarik, produktif sekaligus menjadi ikon baru Kota Baturaja.

Keseriusan itu ditandai dengan digelarnya rapat teknis Kajian Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS) Taman Kota Baturaja oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) OKU bersama konsultan teknis PT Intergo Buana Utama pada Senin (31/8/2026)

Rapat yang dihadiri langsung Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri, ST., jajaran perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, Ketua Paguyuban Pedagang Taman Kota Baturaja, pengelola parkir dan pihak terkait lainnya tersebut menjadi langkah awal untuk merumuskan konsep penataan kawasan yang lebih terarah.

Bukan sekadar mempercantik taman, Pemkab OKU ingin menghadirkan kawasan yang mampu menjadi tempat masyarakat berolahraga, bersantai, berkumpul hingga menikmati berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Wakil Bupati OKU Marjito Bachri mengatakan, Taman Kota Baturaja merupakan aset daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang publik kebanggaan masyarakat.

“Taman Kota ini adalah aset yang kita harapkan bisa menjadi ikon Baturaja, tempat berkumpul, tempat bersantai dan memang menjadi tempat yang nyaman,” ujar Wakil Bupati.

Menurutnya, penataan harus dilakukan berdasarkan persoalan dan kebutuhan nyata di lapangan. Karena itu, berbagai masukan dari masyarakat, pedagang, pengelola parkir maupun perangkat daerah menjadi bagian penting dalam penyusunan kajian. “Hari ini kita berkumpul untuk merumuskan permasalahan ini. Ini sebagai langkah awal agar ke depan bisa terealisasi,” katanya.

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian khusus adalah keberadaan pedagang yang selama ini memanfaatkan jalur pedestrian di kawasan Taman Kota Baturaja. Kondisi tersebut dinilai perlu ditata agar fungsi pedestrian kembali optimal dan kawasan taman terlihat lebih rapi, bersih serta nyaman bagi masyarakat.

Persoalan sampah dan limbah yang berasal dari aktivitas pedagang juga menjadi bagian yang harus dicarikan solusi dalam konsep penataan nantinya.

Tim konsultan bahkan telah menyiapkan sejumlah opsi lokasi untuk penataan pedagang sekaligus parkir. Salah satu alternatif yang dibahas berada di kawasan Jalan BLL Kulon, di sekitar samping Kantor DPRD OKU dan Bank BNI Baturaja.

Baca Juga:  Kadisdik OKU Kadarisman Apresiasi Bazar Gizi SMPN 1 OKU, Dinilai Bentuk Generasi Sehat dan Berprestasi

Namun, seluruh opsi tersebut masih dalam tahap kajian dan pembahasan bersama sebelum ditetapkan sebagai bagian dari konsep akhir penataan.

Tak hanya soal pedagang dan parkir, wajah baru Taman Kota Baturaja juga akan ditunjang dengan peningkatan berbagai fasilitas.

Hasil survei konsultan menunjukkan sejumlah fasilitas yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya penerangan taman, toilet umum, tempat duduk, hingga fasilitas olahraga seperti jogging track. Pengembangan ruang rekreasi, olahraga dan seni juga masuk dalam pembahasan sehingga taman nantinya dapat digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Marjito mengatakan, Pemkab OKU sebelumnya telah mengunjungi sejumlah kabupaten dan kota untuk melihat langsung konsep taman kota yang dinilai berhasil dan dapat dijadikan referensi bagi Baturaja. Ia berharap konsep yang nantinya diterapkan tidak hanya menjadikan taman lebih indah, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kita ingin taman kota ini bisa menjadi bingkai masyarakat, menjadi wadah masyarakat berkumpul, menjadi ikon dan menghasilkan PAD serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” harapnya.

sementara itu Kepala Dinas Perkim OKU Ir. H. Muzaim Aliansya, ST., M.Si., IPM., menjelaskan, rapat teknis tersebut merupakan bagian dari penyusunan Design Engineering sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan penataan dan pengembangan Taman Kota Baturaja. “Dari FS ini nantinya bisa menjadi gambaran apa saja yang dibutuhkan untuk penataan Taman Kota Baturaja,” jelas Muzaim.

Baca Juga:  Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri, Pemkab OKU Gencar Gelar Pasar Murah

Sementara itu, Konsultan PT Intergo Buana Utama, Ganda, memastikan pihaknya akan menampung seluruh masukan dari Pemkab OKU dan para pemangku kepentingan.

Menurutnya, berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan dalam menyusun konsep penataan yang sesuai dengan kondisi kawasan sekaligus kebutuhan masyarakat.

Dengan dimulainya kajian FS, Pemkab OKU kini mulai menyiapkan fondasi untuk menghadirkan wajah baru Taman Kota Baturaja.

Jika terealisasi, kawasan yang selama ini menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat itu diharapkan tidak hanya menjadi taman biasa, tetapi berkembang menjadi ruang publik representatif yang memperkuat identitas Kota Baturaja, menjadi tempat masyarakat berinteraksi sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi baru. (RTS)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *