Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Sebanyak 340 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kesiapan pengamanan dipastikan melalui apel gelar pasukan yang dipimpin Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU, Kamis (29/10/2026).

Personel yang dilibatkan terdiri dari 170 anggota kepolisian, 50 personel TNI, 30 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten OKU, 30 personel Dinas Perhubungan (Dishub) OKU, 30 personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) OKU, serta 30 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU.

Dalam arahannya, Wakil Bupati OKU Marjito Bachri menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan.

“Seluruh personel pengamanan, baik dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah maupun unsur terkait lainnya, harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan senantiasa menjunjung tinggi netralitas,” tegasnya.

Baca Juga:  Pengukuhan PPPK Paruh Waktu Masih Menunggu Petunjuk Pusat

Marjito menjelaskan, Pilkades Serentak 2026 akan dilaksanakan pada 4 November 2026 di 13 desa yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten OKU. Karena itu, seluruh personel diminta memahami karakteristik wilayah tugas dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan titik rawan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta mengedepankan langkah pencegahan agar setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan jumlah personel, tetapi juga kedisiplinan, profesionalitas, dan kemampuan seluruh unsur dalam menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya

Marjito berharap seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya tanpa tekanan maupun gangguan keamanan.

“Untuk masyarakat mari kita sama-sama menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau informasi yang belum terverifikasi selama tahapan Pilkades berlangsung,” tukasnya.

Dengan kesiapan pengamanan tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU berharap Pilkades Serentak 2026 berjalan demokratis dan menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Fei)

Baca Juga:  Masyarakat Terbantu Dengan Gerakan Pangan Murah Sat Lantas Polres OKU
Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *