Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Masa Bakti XXIII Tahun 2025 – 2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di pendopo rumah Kabupaten itu dipimpin langsung oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI OKU. kegiatan itu dihadiri langsung ketua PGRI Provinsi Sumsel Assoc Prof Dr H Bukman Lian MM MSi dan tamu undangan lainnya.

Adapun nama-nama pengurus PGRI OKU tahun 2025 – 2030 yakni Ketua H Teddy Meilwansyah, Wakil Ketua I Ansuswani, Wakil Ketua II Syaihon, Wakil ketua III Sapto Surono, Sekretaris Umum Natun, wakil Sekretaris Andrian Losanta. Bendahara Yanti dan Wakil Bendahara Sri Rayahu Candra Lela.

Selain itu juga dikukuhkan pengurus di 13 kecamatan di OKU serta anak lembaga PGRI Kabupaten OKU.

Ketua PGRI Sumatera Selatan Drs H Bukman Lian M.M, M.Si dalam sambutannya mengatakan jika hanya ada dua orang di Provinsi Sumsel yang ketua PGRI nya di jabat oleh Kepala Daerah yakni OKU dan Empat Lawang.

Baca Juga:  Teddy Dorong BPR Baturaja Lakukan Inovasi Program Layanan di Era Digital

Kata Bukman, setiap PGRI yang dipimpin kepala daerah tingkat kemajuan dan kesejahteraan tenaga pendidik akan semakin meningkat,” ini periode kedua Bapak Teddy Meilwansyah menjabat sebagai ketua PGRI OKU, artinya seluruh guru di OKU memiliki kepercayaan yang baik terhadap kepemimpinan beliau,” kata Bukman

Sementara itu Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP, MM, M.Si dalam sambutannya mengucapkam terimakasih atas amanah yang dipercayakan kepada dirinya dan pengurus PGRI OKU. “Kalau boleh jujur, saya merasa belum sanggup menjadi ketua PGRI jika dibandingkan dengan perjuangan guru-guru lainnya, tapi saya punya tanggung jawab moril apa lagi saya mantan kepala dinas pendidikan, kami berkomitmen untuk memajukan PGRI OKU,” kata Teddy.

Dalam kesempatan itu Teddy, dirinya menyoroti program makan bergizi gratis (MBG) Presiden RI Prabowo Subianto, menurutnya program ini sangat baik yang dapat menajdi gizi bagi anak. Namun tentunya tetap harus dilakukan pengawasan agar tidak terjad hal-hal yang tak diinginkan.

Baca Juga:  Muslimat NU OKU Kompak Dukung BERTAJI

“Program MBG ini sangat bagus, Bapak presiden mungkin tahu ada anak-anak yang belum sarapan saat pergi kesekolah, kalau lapar bagaimana anak-anak kita bisa belajar dengan baik, tapi juga perlu para guru tidak apa-apa sesekali main ke dapur MBGnya untuk melakukan pengawasan,” ujarnya.

Dikatakan Teddy, perhatian PGRI tidak hanya tertuju pada gizi anak saja, namun kompetensi guru juga menjadi perhatian khusus yang harua ditingkatkan. Pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk meningkatkan kompetensi guru di OKU.

“Jadi antara gizi dan kompetensi itu peningkatannya harus balance, gizi anak terpenuhi anak-anak bisa menyerap pelajaran yang maksimal nah harus seimbang dengan kompetensi guru yang mumpuni,” tukasnya.

Lebih lanjut Teddy juga berharap kedepan seluruh guru yang ada di OKU tingkat pendidikannya semakin tinggi sehingga terciptalah guru di OKU yang handal dan lebih profesional dalam mendidik anak-anak penerus bangsa.

“Kita berupaya bagaimana cara agar profesionalisme guru yang ada di OKU semakin baik. Pendidikan guru semakin tinggi, hal ini sejalan dengan apa yang di katakan ketua PGRI Sumsel yang juga Rektor Universitas PGRI Palembang mengatakan jika seluruh guru di OKU jika ingin meningkatkan jenjang pendidikan, PGRI menggeratiskan biaya pendaftaran untuk guru di OKU,” tandasnya. (Fei)

Baca Juga:  DPTD PKS OKU Lakukan Silaturahim ke Bupati dan Wakil Bupati OKU
Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *