Baturaja, Pariwaraoku.com – Upaya menjaga keandalan penyaluran listrik di wilayah Sumatera Selatan, PT PLN (Persero) melalui tim gabungan ULTG Prabumulih, ULTG Baturaja, dan Unit PDKB berhasil melakukan penggantian isolator yang mengalami kerusakan akibat flashover pada Tower No. 36 dan 37 jalur SUTT 150 kV GUMEG–PNDPO #2. Pekerjaan pemeliharaan terencana ini dilaksanakan pada Selasa (2/12), sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi gangguan pada jaringan transmisi.
Flashover pada isolator merupakan kondisi berbahaya yang dapat memicu gangguan sistem hingga menyebabkan pemadaman apabila tidak ditangani segera. Kerusakan tersebut umumnya terjadi akibat penurunan kualitas isolasi yang dipicu cuaca ekstrem maupun tingginya kelembaban lingkungan. Karena itu, tindakan pemeliharaan menjadi sangat penting untuk menjaga keandalan operasional jaringan transmisi.
Manager PLN UPT Baturaja, Sugandhi, menyampaikan apresiasinya atas kerja cepat dan koordinasi tim di lapangan. “Penggantian isolator ini merupakan langkah penting menjaga keandalan jaringan. Seluruh tim bekerja secara terencana, mengutamakan keselamatan, dan menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Kolaborasi ULTG Prabumulih, ULTG Baturaja, dan PDKB menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan hari ini,” ujarnya.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menambahkan bahwa pemeliharaan berkala menjadi komitmen PLN untuk menjaga kualitas layanan. “PLN terus memastikan setiap potensi gangguan ditangani sejak dini. Upaya seperti penggantian isolator ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga keandalan sistem transmisi, sehingga listrik tetap stabil dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Pekerjaan berlangsung melalui skema padam (offline) untuk memberikan ruang aman bagi personel dalam mengakses tower dan mengganti peralatan terdampak. Metode ini memungkinkan proses dilakukan secara komprehensif, mulai dari inspeksi visual, pelepasan isolator lama, pemasangan komponen baru, hingga pengecekan ulang kekuatan mekanis dan kualitas sambungan.
Seluruh personel menerapkan prosedur keselamatan kerja sesuai standar K3. Kolaborasi antartim membuat rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman, terukur, dan sesuai prosedur.
PLN akan terus meningkatkan keandalan infrastruktur transmisi melalui inspeksi rutin, pemeliharaan preventif, serta penanganan cepat terhadap potensi gangguan sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*)





