Baturaja, Pariwaraoku.com – Apresiasi GTK, 30 guru di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terima penghargaan dari Balao Guru dan Tenaga Kependidikam (BGTK) Sumsel pada Jum’at (7/11/2025).
Penghargaan itu diserahkan oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd diwakili asisten I Setda OKU Indra Susanto MAP bersama Kepala dinas pendidikan (Disdik) Kadarisman S.Ag M.Si beserta kepala BGTK Sumsel Dra. Ohorella Erma, M.IKom di gedung Kesenian Baturaja.
Dalam sambutannya Kadisdik OKU Kadarisman mengatakan kegiatan Apresuasi GTK ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan seleksin secara bertahap dan berjenjang mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat nasional.
“Kegiatan ini merupakan program Pak Bupati untuk mmeberikan apesiasi kepada para Guru berprestasi, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut hari guru pada 25 November 2025 ini,” kata kadisdik OKU Kadarisman.
Disebutkan Kadarisman, Tahap awal seleksi guru Inovatif ini diikuti oleh 255 peserta namun setekah diseleksi dinyatakan 30 orang guru terinovatif, dari 30 orang itu 18 roang diantaranya dinyatakan memenuhi syarat mewakili OKU ketingkat sumsel.
“Alhamdulillah disumsel dua orang guru kita berhasil mengharumkan nama OKU,” tuturnya.
Dua orang guru itu yakni Devi Destriani dari SMP N 2 OKU berhasil meraih juara pertama dan dinyatakan sebagai guru terinovatif di Sumsel kemdian atas nama Yeti Julita dari SMP N 4 OJU berhasil meraih juara ke tiga.
“Kegiatan ini juga dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk meningkatkan kualitas dan inovasi sehingga para guru dalam memberikan pelajaran akan lebih maksimal,” tukasnya
Sementara itu Kepala BGTK Sumsel Dra. Ohorella Erma dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kerjasama disdik OKU dengan BGTK Sumsel sehingga kegiatan ini bisa terlaksanan dengan baik.
Hal senada juga disampaikan Asisten I Setda OKU Indra Susanto yang membacakan Sambutan tertulis Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, menurutnya kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan motivasi guru untuk lebih baik lagi.
“Tadi disebutkan ada 255 peserta, ini sangat luar biasa antusiasnya. Namun yang terpilih ada 30 orang, pada dasarnya semua bagus namun namanya kompetisi pasti ada yang terbaik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Indra mengingatkan kepada guru agar melakukan inovasi yang sesuai dengab kemajuan teknologi digital masa kini. Menurutnya tak dapat dipungkiri era digital saat ini sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan.
“Gunakan kemajuan teknologi digitalisasi masa kini untuk inovasi proses pembelajaran kepsda para siswa sehingga kita bisa mengikuti arus perkembangan zaman,” tukasnya. (Fei)





