Banner Muba

Baturaja, Pariwaraoku.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) sukses menghemat anggaran dalam  realisasi pengadaan Program seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk ribuan siswa baru tingkat SD dan SMP di OKU. Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU Agus Stiawan saat dibincangi portal ini pada Kamis (30/10/2025).

Program yang menjadi salah satu janji Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah ini menyasar sekitar 12 ribu peserta didik baru, terdiri dari 6.200 siswa kelas I SD dan 5.800 siswa kelas VII SMP. Alhasil dalam pengadaannya Disdik OKU bisa menghemat anggaran sebesar Rp 2,1 Milyar

Ditegaskan Agus, seluruh proses pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah dilakukan secara transparan melalui sistem E-Katalog dengan pendampingan langsung dari Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU.

“Setiap tahap kita lakukan dengan hati-hati dan sesuai aturan dan transparan. Pihak Kejari OKU mendampingi langsung agar prosesnya akuntabel dan tidak menyalahi aturan dan ketentuan,” jelas Agus

Baca Juga:  Posyandu Lavender Sukajadi Wakili OKU dalam Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Sumsel

Menurut Agus, dari total pagu anggaran sebesar Rp10 miliar, pihaknya hanya menggunakan Rp7,9 miliar, berkat efisiensi yang dilakukan dalam proses pengadaan.

Awalnya, berdasarkan hasil survei nasional dan lokal, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk satu paket perlengkapan siswa diperkirakan sekitar Rp825 ribu, meliputi seragam putih-merah untuk SD, putih-biru untuk SMP, sepatu, tas, dasi, dan topi.

Namun setelah melalui sistem E-Katalog dan proses negosiasi, harga berhasil ditekan menjadi Rp663.845 per paket untuk siswa SMP, termasuk pajak dan ongkos kirim. Untuk siswa SD, harga paket lebih rendah sekitar Rp25 ribu dari harga tersebut.

“Dari hasil negosiasi itu, kita bisa menghemat Rp2,1 miliar yang masih tersimpan di kas daerah dan akan disilvakan,” tambah Agus.

Meskipun anggaran berhasil ditekan, namun kualitas seragam sekolah gratis ini diutamakan, Sebelum di bagikan seragam sekolah gratis ini telah melalui serangakaian Uji Lab untuk mengetahui kesesuaian jenis bahan yang digunakan sesuai dengan kualitasnya. “Tentunya kulitas kita utamakan, sudah dilakukan proses dan tahapan serta uji lab,” tukasnya.

Program ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua siswa, sekaligus meningkatkan semangat belajar para peserta didik baru di Kabupaten OKU. (fei)

Banner Muba
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *